Lencana Facebook

Lencana Facebook

Sabtu, 05 November 2011

Sulap Komponen Standar Jadi Racing



Piston Tiger standar (kiri). Kanan setelah dicustom seperti racing
Semua orang, pasti mau hidup hemat. Termasuk mekanik, ketika membangun mesin balap diperlukan trik hemat dengan hasil maksimal. Misalnya memanfaatkan komponen standar tapi disulap jadi racing.

Itu sudah dilakukan Bang Jay alias Zaenudin dari Eka Jaya Motor (EJM). Bang Jay selain sebagai mekanik korek, juga merangkap jadi tukang bubut. “Sehingga tahu kemauan mekanik. Misal ingin piston standar rasa racing,” jelas mekanik dari Ruko Poris Paradise, Tangerang .

Paling gampang tengok piston yang disulap Bang Jay jadi piston racing. Bang Jay biasa mengerjakan piston Honda Tiger yang kerap dipakai untuk aksi bore up motor matik atau bebek. Caranya bobot piston dibuat enteng, tentunya juga ringan gesekkan.

Trik yang pertama dilakukan yaitu memotong pantat piston Tiger yang aslinya kelewat tinggi. Sehingga dibuat pendek agar bobot jadi lebih ringan. Pemapasan bisa lumayan banyak.


Batang dibiarkan standar. Supaya presisi seperti bawaan pabrik. Payung klep bisa mengkilap seperti katup stainless steel
Aksi papas pantat piston juga dimaksudkan agar ringan gesekkan. Karena sedikit bidang gesek antara piston dengan liner atau boring silinder. “Tenaga mesin tidak banyak terbuang,” jelas mekanik asli Melayu Deli alias Medan itu.

Untuk memperingan gesekkan, Bang Jay juga kasih trik lain. Ini biasa dipakai di piston racing macam Izumi. Yaitu membuat alur di badan piston. Tidak hanya membuat jadi lebih ringan bobot piston, tapi juga penting untuk pelumasan agar lebih lancar dan licin.

Trik ini sebenarnya pasti jadi bahan perdebatan. Mengapa tidak pakai piston racing aja. “Karena piston Tiger selain murah, juga kelihatan lebih kuat untuk ukuran piston biasa (cast piston) atau bukan piston forging,” argumen mekanik yang juga bisa pasang klep lebar ini.

Dikatakan lebih kuat, karena piston Tiger tersedia versi AHM yang dikeluarkan PT FIM (Federal Izumi Manufacturing). Material lebih terjamin. Daripada piston racing tapi tidak tahu pabrik pembuatnya.

Selain itu, bagian di dinding piston Tiger lebih tebal. Walau bukan diproduksi dengan sistem forging, tapi bisa lebih kuat kalau untuk kompresi tinggi.

Namun kekurangan piston Tiger dibanding racing, bukan hanya lebih berat di soal bobot. Tapi, jarak dari lubang pen sampai permukaan atas lumayan tebal. Sehingga dipasang di bebek atau matik kerap nongol. Terpaksa harus dipapas dan khawatir mudah pecah.

Itu trik untuk piston biasa jadi racing. satu lagi yang biasa diterapkan Bang Jay. Yaitu membuat klep biasa atau standar bentuknya jadi seperti klep racing. Bahkan jadi mengkilap layaknya klep steanless steel yang nongol dari Thailand.

Namun klep yang disulap Bang Jay hanya pada bagian payung saja. Dibentuk supaya ringan dan mengkilap. Sementara bobotnya sedikit berkurang. Pada bagian batang tidak dilakukan. Karena batang memang harus presisi bawaan pabrik.  (motorplus-online.com)

Cuk Otomatis Didesain Free Maintenance



Ada yang perlu diperhatikan ketika servis karburator. Terutama, jika motor itu mengaplikasi cuk model otomatis. Misalnya di skubek Honda. Baik itu Vario hingga Scoopy. Sebab jika salah perlakuan, bisa saja akhirnya menyebabkan masalah.

Sejatinya cuk otomatis itu sebenarnya didesain free maintenance. Artinya enggak perlu perawatan lebih. Jadi, enggak perlu lagi sobat bersihkan atau dibuka jika tidak ada kerusakan ya. Apalagi harga komponen ini juga cukup mahal.

Tapi, jika memang ada yang perlu diperbaiki atau diservis, membukanya kudu hati-hati. Karena cuk ini sudah dilengkapi berbagai part. Misalnya, per dan O-ring. Jangan sampai keduanya rusak atau hilang ya.

Per berfungsi untuk membalikan jarum ketika cuk tidak lagi berfungsi. Sedang O-ring, menjaga kevakuman antara jarum dengan udara luar. Maka itu, untuk membuka cuk dari dudukan lumayan seret. (motorplus-online.com)

Trouble Shooting Sensor Temperatur V-ixion Bermasalah


OTOMOTIFNET - Novandany Dwiantoro Putra warga Jurang Mangu Timur, Tangerang ngeluh soal munculnya kedipan pada indikator engine check di Yamaha V-Ixion 2007-nya. Padahal motor jarang dipakai dan jarak tempuh masih sedikit.

"Kedipannya 2 kali agak lambat dan 1 kali cepat. Menurut tabel engine check, kedipan ini (21) mengarah pada malfungsinya sensor suhu. Apa benar?" tanyanya pada OTOMOTIF via email. Lalu yang membingungkan Novan, mesin Vixie kesayangannya itu masih bisa dihidupkan.

Gbr 1

gbr 2

Gbr 3
Hanya saja, saat dingin agak sulit dinyalakan. “Saat jalan pun tenaga seperti ngempos atau kehilangan power waktu akselerasi mendadak. Anehnya, kendala itu kadang terjadi, kadang normal.

"Tapi setelah motor sudah jalan jauh dan mesin mulai panas, kejadian serupa di atas muncul lagi. Apa itu gejala kalau sensor tempertur problem? Mungkinkah sensor suhu itu masih bisa dipakai dengan cukup dibersihkan? Bila harus ganti, berapa harganya?” 

Nah mungkin hal serupa pernah dialami Vixioner lain. Simak nih, penjelasan pakarnya! 

Kata Maman Sugiman, instruktur HMTC (Hartomo Mechanical Training Center Depok, Jabar, sesuai jumlah kedipan, dapat diindikasi emang ada masalah pada coolant temperature sensor (CTS) yang letaknya di blok mesin kanan kalau dilihat dari arah pengemudi (gbr.1). Tapi hal itu bukan penyebab gejala seperti dikeluhkan Novan.

"Bila CTS tak bekerja, maka hanya akan berpengaruh pada sistem pendinginan. Yakni kipas radiator tak akan bekerja saat suhu air radiator mencapai 80ยบ (harusnya kipas hidup pada suhu itu). Sebab sensor ini terkoneksi sama kipas tadi," jelas Boim (panggilan Maman) sembari bilang kalo kejadian ini kerap dialami Vixiemania. Artinya,  meski CTS tak berfungsi, mesin tetap masih bisa dihidupkan.

Hal sama dibilang Dirdhana, supervisor technical service division PT YMKI (YMKI). "CTS punya 2 fungsi; mengaktifkan FID atau auto choke (saat mesin dingin) dan kipas radiator (saat suhu mesin mencapai titik tertentu). Sensor ini tak berhubungan sama pengaturan debit udara & bahan bakar," ujarnya.

Sedang sensor pengatur komposisi udara dan bahan bakar adanya di throttle body. Seperti TPS, intake air pressure sensor (IAPS) dan intake air temperatur sensor (IATS). Menurut Dhana, soal kendala tenaga jadi ngempos, susah langsam dan lainnya, diprediksi bersumber dari sistem bahan bakar.

"Bukan tak mungkin karena motor lama tak dipakai, bensin jadi mengendap dan nyumbat saluran fuel injection (FI). Alhasil pengaruhi debit dan kualitas kabut yang diciptakan. Sehingga berdampak menurunnya performa mesin," jelasnya.

Agar tahu apa benar sumber masalah datang dari sistem bahan bakar, bisa dicek pakai diagnostic tool. "Di alat ini akan ketahuan tingkat CO-nya berapa yang menggambarkan hasil pembakaran. Apa sempurna atau tidak," tukasnya.

Sementara soal lampu indikator engine check yang kadang nyala dan mati (menunjukkan diagnosa malfungsi pada CTS), Dirdhana menyarankan agar periksa sambungan kabelnya. "Bisa jadi ada sambungan/konektor kabel (gbr.2) yang kendur, kotor atau putus di tengah," bilangnya.

Sebab jika CTS (gbr.3) rusak, komponen ini akan mati terus. Gak bisa dibenerin, mesti ganti baru. Harga resminya sekitar Rp 131 ribu. Tapi belum tentu langsung tersedia lo. Mesti inden seminggu (di luar Jawa mungkin bisa lebih). Karena kata Dirdhana, CTS bukan komponen fast moving.

Jumat, 09 September 2011

7 Tahun Funtastic Yamaha Semakin di Depan Night Sale Ala Kota Kembang, Xeon Melesat Kencang
Aktivitas pada malam hari saat weekend selalu dinikmati masyarakat yang ingin menghabiskan waktu senggang setelah disibukkan dengan padatnya rutinitas pekerjaan. Kegiatan pada malam hari menginspirasi pagelaran event Funtastic Yamaha yang diadakan di Bandung, Sabtu dan Minggu (16-17 Juli). Berpusat di Gedung Sate Jalan Diponegoro (Gasibu), Funtastic Yamaha di Bandung dilaksanakan berbeda karena menerapkan night sale.Aktivitas night sale ini meliputi program penjualan, service dan test ride. Tiga kegiatan utama pada malam hari itu sangat menarik perhatian para pengunjung yang memadati area pelaksanaan event Funtastic Yamaha di Kota Kembang.Mereka sangat antusias ambil bagian dalam aktivitas tersebut sehingga semakin memeriahkan acara. ”Kami ingin menyajikan sesuatu yang berbeda dan dengan mengambil waktu kegiatan di malam hari memang didasarkan pada animo masyarakat yang cukup tinggi untuk mengikuti aktivitas di malam hari. Program penjualan dan service motor pada malam hari berjalan seperti jika diadakan pada siang hari. Sedangkan untuk test ride menggunakan Xeon dan Lexam,” papar Rony Winardi dari bagian promosi Yamaha area Jawa Barat.Test ride Xeon dan Lexam mendapat respon positif luar biasa dari pengunjung. Khususnya Xeon yang menjadi primadona sejalan dengan kencangnya penjualan motor matic andalan Yamaha itu di Bandung. ”Penjualan Xeon di Bandung naik kencang. Masyarakat Bandung menyukai Xeon karena grafis barunya yang sporty dan menarik. Selain itu, adanya program pembelian Xeon dengan hadiah jaket dan t-shirt 50 tahun Yamaha di MotoGP serta tiket Trans Studio Bandung, masyarakat Bandung kian meminati Xeon,” jelas Rony. Xeon 125 cc baru diluncurkan Yamaha Indonesia awal April lalu.Tampilan warna barunya lebih stylist, berkarakter sporty dan futuristik. Lima warna cerah yang membalut New Xeon disuguhkan bagi konsumen sehingga dapat disesuaikan dengan selera masing-masing.Xeon baru hadir dengan lima pilihan warna yaitu Atomic White Flash, Tron Rapid Black, Dynamic Blue Zoyd, Transmatic Red Alpha dan Ducleus Greenoid. Lima warna utama tersebut terlihat menonjol dikombinasikan dengan warna hitam. Warna utama diaplikasikan pada tiga bagian motor yaitu double seat, rear handle dan foot rest.Tak ketinggalan warna utama pun melekat pada striping motor. Khusus untuk Atomic White Flash dikombinasikandengan warna merah yang membuatnya semakin unik. Untuk bagian double seat, rear handle dan foot rest berwarna merah sedangkan striping berwarna putih.Xeon generasi kedua ini terbukti tangguh dan diterima baik di pasaran sehingga penjualannya terus meningkat. Dan untuk generasi kedua ini diluncurkan grafik baru dengan warna-warna cerah yang menjadi pilihan sesuai karakter motornya yang mature. Harga motor juga tidak berubah.Kombinasi warna ditambah keunggulan New Xeon itu membuat motor matic Yamaha yang laris di pasaran ini semakin terpercaya kualitasnya. Diasil cylinder dan forged piston merupakan kelebihan New Xeon dari sisi penerapan teknologi berkualitas tinggi.Ketahanan mesin dijamin diasil cylinder sedangkan forged piston meningkatkan performa mesin. Diasil cylinder punya daya tahan tinggi terhadap gesekan dan teknologi tempa forged piston juga membuat New Xeon awet dan daya tahannya tinggi. Motor berkapasitas 125 cc ini juga memiliki bagasi yang lebih besar yaitu 12,8 liter. Bisa dimanfaatkan untuk menyimpan helm halface standar Yamaha.Sudah diterima dengan sangat baik di pasar Indonesia, Xeon tercatat sebagai motor matic yang laris dibeli masyarakat. Diharapkan melalui kegiatan di event-event Yamaha seperti Funtastic Yamaha misalnya yang merupakan event akbar Yamaha, tidak hanya Xeon tapi tipe motor Yamaha lainnya juga semakin memenangi hati konsumen.Funtastic Yamaha juga dimanfaatkan untuk memperkuat teknologi Yamaha seperti forged piston dan diasil cylinder yang terdapat pada Jupiter MX, Xeon dan V-Ixion. Tiga tipe motor Yamaha itu memberikan kontribusi penting terhadap delivery pada kuartal pertama tahun ini. Jupiter MX 10 persen, Xeon 5,5 persen dan V-Ixion 7,7 persen. Juga teknologi fuel injection yang berkaitan erat dengan isu yang berkembang saat ini tentang meningkatnya biaya transportasi karena mahalnya harga bahan bakar.Untuk mengantisipasinya digunakan teknologi fuel injection. Yamaha terdepan dalam penggunaan teknologi ini dimana pada 90 persen produk Yamaha terdapat fuel injection. Kualitas produk Yamaha di Indonesia yang menggunakan standar Jepang terhitung yang terbaik di dunia.Pesta akbar Funtastic Yamaha yang Semakin di Depan selalu mendapatkan respon luar biasa dari masyarakat. Di tahun ke-7 pelaksanaannya pada tahun ini, Funtastic Yamaha menyambangi 100 kota yang tersebar di 85 kota kecil dan 15 kota besar. Seperti penyelenggaraan di tahun-tahun sebelumnya, event kebanggaan Yamaha ini ramai dikunjungi masyarakat.Inti konsep Funtastic Yamaha terdiri dari empat karakter unik yaitu Smart, Stylish, Active dan Sports. Smart mewakili Lexam dengan karakter simpel, modern dan kreatif yang cocok untuk anak-anak muda dan dewasa. Stylish mencirikan Mio, Soul dan Xeon yang berkarakter artistic dan fashionable, pas buat wanita dan anak-anak muda. Jupiter Z dan Vega ZR sesuai dengan ciri Active yang energetic dan fun buat keluarga dan anak-anak. Untuk yang lebih menantang dan menuntut adrenalin tinggi sejalan dengan jiwa Sports yang tergambarkan pada Byson dan Vixion, pastinya disukai jiwa muda kaum adam.Sumber : www. Yamaha-motor.co.id
7 Tahun Funtastic Yamaha Semakin di Depan Night Sale Ala Kota Kembang, Xeon Melesat Kencang
Aktivitas pada malam hari saat weekend selalu dinikmati masyarakat yang ingin menghabiskan waktu senggang setelah disibukkan dengan padatnya rutinitas pekerjaan. Kegiatan pada malam hari menginspirasi pagelaran event Funtastic Yamaha yang diadakan di Bandung, Sabtu dan Minggu (16-17 Juli). Berpusat di Gedung Sate Jalan Diponegoro (Gasibu), Funtastic Yamaha di Bandung dilaksanakan berbeda karena menerapkan night sale.Aktivitas night sale ini meliputi program penjualan, service dan test ride. Tiga kegiatan utama pada malam hari itu sangat menarik perhatian para pengunjung yang memadati area pelaksanaan event Funtastic Yamaha di Kota Kembang.Mereka sangat antusias ambil bagian dalam aktivitas tersebut sehingga semakin memeriahkan acara. ”Kami ingin menyajikan sesuatu yang berbeda dan dengan mengambil waktu kegiatan di malam hari memang didasarkan pada animo masyarakat yang cukup tinggi untuk mengikuti aktivitas di malam hari. Program penjualan dan service motor pada malam hari berjalan seperti jika diadakan pada siang hari. Sedangkan untuk test ride menggunakan Xeon dan Lexam,” papar Rony Winardi dari bagian promosi Yamaha area Jawa Barat.Test ride Xeon dan Lexam mendapat respon positif luar biasa dari pengunjung. Khususnya Xeon yang menjadi primadona sejalan dengan kencangnya penjualan motor matic andalan Yamaha itu di Bandung. ”Penjualan Xeon di Bandung naik kencang. Masyarakat Bandung menyukai Xeon karena grafis barunya yang sporty dan menarik. Selain itu, adanya program pembelian Xeon dengan hadiah jaket dan t-shirt 50 tahun Yamaha di MotoGP serta tiket Trans Studio Bandung, masyarakat Bandung kian meminati Xeon,” jelas Rony. Xeon 125 cc baru diluncurkan Yamaha Indonesia awal April lalu.Tampilan warna barunya lebih stylist, berkarakter sporty dan futuristik. Lima warna cerah yang membalut New Xeon disuguhkan bagi konsumen sehingga dapat disesuaikan dengan selera masing-masing.Xeon baru hadir dengan lima pilihan warna yaitu Atomic White Flash, Tron Rapid Black, Dynamic Blue Zoyd, Transmatic Red Alpha dan Ducleus Greenoid. Lima warna utama tersebut terlihat menonjol dikombinasikan dengan warna hitam. Warna utama diaplikasikan pada tiga bagian motor yaitu double seat, rear handle dan foot rest.Tak ketinggalan warna utama pun melekat pada striping motor. Khusus untuk Atomic White Flash dikombinasikandengan warna merah yang membuatnya semakin unik. Untuk bagian double seat, rear handle dan foot rest berwarna merah sedangkan striping berwarna putih.Xeon generasi kedua ini terbukti tangguh dan diterima baik di pasaran sehingga penjualannya terus meningkat. Dan untuk generasi kedua ini diluncurkan grafik baru dengan warna-warna cerah yang menjadi pilihan sesuai karakter motornya yang mature. Harga motor juga tidak berubah.Kombinasi warna ditambah keunggulan New Xeon itu membuat motor matic Yamaha yang laris di pasaran ini semakin terpercaya kualitasnya. Diasil cylinder dan forged piston merupakan kelebihan New Xeon dari sisi penerapan teknologi berkualitas tinggi.Ketahanan mesin dijamin diasil cylinder sedangkan forged piston meningkatkan performa mesin. Diasil cylinder punya daya tahan tinggi terhadap gesekan dan teknologi tempa forged piston juga membuat New Xeon awet dan daya tahannya tinggi. Motor berkapasitas 125 cc ini juga memiliki bagasi yang lebih besar yaitu 12,8 liter. Bisa dimanfaatkan untuk menyimpan helm halface standar Yamaha.Sudah diterima dengan sangat baik di pasar Indonesia, Xeon tercatat sebagai motor matic yang laris dibeli masyarakat. Diharapkan melalui kegiatan di event-event Yamaha seperti Funtastic Yamaha misalnya yang merupakan event akbar Yamaha, tidak hanya Xeon tapi tipe motor Yamaha lainnya juga semakin memenangi hati konsumen.Funtastic Yamaha juga dimanfaatkan untuk memperkuat teknologi Yamaha seperti forged piston dan diasil cylinder yang terdapat pada Jupiter MX, Xeon dan V-Ixion. Tiga tipe motor Yamaha itu memberikan kontribusi penting terhadap delivery pada kuartal pertama tahun ini. Jupiter MX 10 persen, Xeon 5,5 persen dan V-Ixion 7,7 persen. Juga teknologi fuel injection yang berkaitan erat dengan isu yang berkembang saat ini tentang meningkatnya biaya transportasi karena mahalnya harga bahan bakar.Untuk mengantisipasinya digunakan teknologi fuel injection. Yamaha terdepan dalam penggunaan teknologi ini dimana pada 90 persen produk Yamaha terdapat fuel injection. Kualitas produk Yamaha di Indonesia yang menggunakan standar Jepang terhitung yang terbaik di dunia.Pesta akbar Funtastic Yamaha yang Semakin di Depan selalu mendapatkan respon luar biasa dari masyarakat. Di tahun ke-7 pelaksanaannya pada tahun ini, Funtastic Yamaha menyambangi 100 kota yang tersebar di 85 kota kecil dan 15 kota besar. Seperti penyelenggaraan di tahun-tahun sebelumnya, event kebanggaan Yamaha ini ramai dikunjungi masyarakat.Inti konsep Funtastic Yamaha terdiri dari empat karakter unik yaitu Smart, Stylish, Active dan Sports. Smart mewakili Lexam dengan karakter simpel, modern dan kreatif yang cocok untuk anak-anak muda dan dewasa. Stylish mencirikan Mio, Soul dan Xeon yang berkarakter artistic dan fashionable, pas buat wanita dan anak-anak muda. Jupiter Z dan Vega ZR sesuai dengan ciri Active yang energetic dan fun buat keluarga dan anak-anak. Untuk yang lebih menantang dan menuntut adrenalin tinggi sejalan dengan jiwa Sports yang tergambarkan pada Byson dan Vixion, pastinya disukai jiwa muda kaum adam.Sumber : www. Yamaha-motor.co.id

MEMBACA RASIO GEAR (gear ratio) studi kasus Ninja 250R April 9, 2008

Posted by yeremia in Ninja 250R.
trackback
(diadopsi dari artikel Reading Gear Ratios: Determining speed potential By: James R. Davis )
Saat kita membaca brosur motor baru biasanya tertera spesifikasi Rasio gear, misalnya seperti contoh di bawah ini
Data Rasio Gear untuk Motor Kawasaki Ninja 250R tahun 2008
Primary reduction ratio : 3,087 (71/23)
Gear ratios:
1st 2,600 (39/15)
2nd 1,789 (34/19)
3rd 1,409 (31/22)
4th 1,160 (29/25)
5th 1,000 (27/27
6th 0,893 (25/28)
Final reduction ratio 3,214 (45/14)
Overall ratio : 8,86
Red Line : 13.000 RPM
Spesifikasi ban belakang : 130/70-17 M/C
Dari data-data diatas kita dapat mengetahui Titik Rentang kecepatan dan kecepatan maksimum kendaraan secara teoretis. Misalnya kita ingin mengetahui informasi motor pada saat RPM menunjukan angka 5000. Nah nilai RPM yang menjadi input ke system transmisi adalah 1.619 RPM (5000/3,087)
Output dari sistem transmisi bergantung pada posisi gear. Miasalkan pada posisi gear 4, Output transmisinya adalah 1395 RPM (1619/1,160)
Nilai Output RPM ini akan dipengaruhi lagi oleh rasio reduksi akhir (final reduction ratio) 343 RPM (1395/3,214)
Untuk menghitung kelajuan motor ini saat gear 4 putaran mesin 5000 RPM tentulah merupakan fungsi radius (jari-jari) ban belakang 130/70-17. Lebar tapak ban 130 mm dan tinggi ban 91 mm (70% x 130) atau 3,6 inci, tentu radius keseluruhan motor adalah setengah dari diameter velg + tinggi ban di velg yakni 12,1 inci (8,5 +3,6)
Dari SD kita telah tau rumus keliling lingkaran berbasis radius. Tapi anda pasti lebih memilih langsung mengendarai motor dari pada menghitung 2 x PI x R dan mengkonversi satuan menit dan mm menjadi jam dan mil, oleh sebab itu saya buatkan rumus singkat untuk mengkonversi putaran mesin, Rasio gear final dan radius ban menjadi satuan MPH
Kelajuan (Km/jam) = (Engine RPM x Radius) / (Final Gear Ratio x 168)
Final gear ratio adalah perkalian primary Reduction, gear, dan final reduction ratio. Jadi untuk kasus diatas tadi Final gear ratio : 3,087 x 1,160 x 3,214 = 11,51
Kelajuan = (5000 x 12,1)/( 11,51 x 168)
= 60500/1,934
= 31,2 MPH
dengan cara diatas dapat kita ketahui pada saat red line 13000 gear ke 6 motor akan berada pada kelajuan 105 MPH. Hasil ini mirip dengan klaim
pihak Kawasaki bahwa motor ini bias mencapai kelajuan 100 MPH atau sekitar 160 Km/jam.
Satria FU 150 = Simulator Superbike

Mau tau bagaimana caranya anggota DDOCI berlatih di sirkuit sentul dalam rangka menghadapi kejurnas superbike nasional dan Ducati one make race? Berlatih menggunakan Suzuki Satria 150 FU di sirkuit Gokart Sentul. Kenapa memilih Suzuki Satria 150 FU sebagai sarana latihan ? Sebenarnya alasanya cukup tiga saja.

Satria 150 FU = Performa tinggi harga terjangkau
Seperti yang telah banyak dibicarakan orang terutama dikalangan bikers di tanah air mengenai keunggulan Suzuki Satria 150 FU dibanding merk lain. Penggunaan Satria 150 FU sebagai Superbike Simulator semakin mengokohkan bahwa Satria FU memang memiliki keunggulan mutlak dibanding motor motor yang beredar di pasaran tanah air. Secara rinci inilah tiga alasan mengapa justru Satria FU yang dipilih bukan Ninja RR (unggul performa) ataupun Bajaj yang memiliki ukuran cukup besar.
Faktor Harga
Sebenarnya bisa saja berlatih menggunakan Ducati Superbike 999 ataupun 1098. Tetapi mengingat harga motor tersebut yang begitu tinggi plus perasaan nggak tega melihat motor langka tersebut dipakai jumpalitan di sirkuit maka dipilih lah motor dengan harga yang cukup terjangkau namun memiliki performa seperti superbike.
Performa FU Begitu Garang
Dengan bobot yang begitu ringan, tenaga besar plus sedikit pengurangan bobot membuat performa FU menjadi semakin garang. Satria FU pun dengan dukungan teknologi sasis deltabox dan suspensi monoshocknya pun memiliki handling ditikungan layaknya motor Superbike. Ibarat sekali tepuk dua nyawa FU mampu mensimulasi dua faktor terpenting dalam dunia sport kelas superbike, akselerasi dan kesetabilan di dalam hal menikung.
Gampang di Up grade
Pengurangan bobot, penggantian knalpot free flow, ban racing plus oprek mesin dengan syarat memiliki biaya terjangkau menjadi makanan sehari hari bagi motor yang berhabitat di sirkuit. Motor yang mampu memikul beban berat tersebut dengan mudah adalah Satria 150 FU. Karena pada dasarnya platform dan rancang bangun Satria FU adalah untuk keperluan sport jadi jangan heran kenapa banyak pembalap superbike dan supersport nasional yang menggunakan FU dikala berlatih untuk mensimulasikan motor superbike.
Secara Objektif : FU yang terbaik
So, kurang apalagi? Sepertinya pengakuan akan keunggulan performa Satria FU sebagai platform motor balap maupun sebagai motor harian telah terbukti. Apalagi banyak sekali pihak profesional dan bikers mengakui akan keunggulan Satria FU. Tidak seperti motor lainya, yang hanya mendapat pujian dari penggunanya, Satria FU mungkin hanya satu satunya motor yang mendapat pengakuan yang datang tidak hanya dari penggunanya tetapi justru datang dari pihak yang tidak menggunakan FU sebagai tungganganya (tidak hanya Ducati riders, ternyata bikers superbike Honda, Yamaha dan Kawasaki ternyata juga menggunakan FU sebagai simulator) jadi memang, dari segi objektifitas FU memang yang terbaik